Perusahaan Pers Harus Jamin Kesejahteraan Wartawan

Blog Single

Jakarta (PWI News) - Perusahaan pers harus mampu menjamin kesejahteraan wartawannya dengan menerapkan sistem mulai dari proses rekrutmen, penilaian kinerja, dan pemberian gaji yang layak, kata Ketua Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS), Dahlan Iskan, di Jakarta, Senin (27/7).

 

"Sistem semacam ini perlu diratifikasi oleh perusahaan pers guna lebih menjamin pembangunan pers nasional yang sehat dan bermartabat," ujar pucuk pimpinan Jawa Pos Grup tersebut dalam Focus Group Discussion (FGD) membahas ratifikasi untuk perusahaan pers yang sehat di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.

Dalam diskusi tersebut dihadiri pula oleh Rustam F.M.  (Tempo),  Budi Rahman Hakim  (PWI/Rakyat Merdeka), HB Soeharto Wijaya  (PWI),  Margiono  (Ketua PWI Pusat),  Leo Batubara  (Dewan Pers), Artini Suparmo (London School PR), Uni Zulfiani Lubis (ANTV/ATVSI), Astrid BS Soerjo (CAJ/PWI), Dahlan Iskan (SPS/Jawa Pos Grup), Priyambodo RH  (PWI/Lembaga Pers Dr. Soetomo/Kantor Berita ANTARA),  St. Sularto (Kompas), Marah Sakti Siregar  (PWI/Cek&Ricek), Mirza Zulhadi  (PWI/Pikiran Rakyat), Heru Purwanto  (ANTARA), Fetty S. Fatimah  (Femina Grup),  Haris Jauhari  (MNC/IJTI), Tribuana Said (PWI/Harian Waspada), Zulkarimein Nasution (FISIP UI), Bambang Harymurti  (Dewan Pers/Tempo Grup), Sumita Tobing  (akademisi/Universitas Presiden), Wina Armada  (Dewan Pers), Samsuri  (LPDS/Notulis), Fikri Jufri  (Tempo), Bekti Nugroho  (Dewan Pers/IJTI), Saefurahman Al Banjary  (ANTV/IJTI), Rudy Novrianto  (PWI).

(*)

Berita Terkait: