PWI Inginkan SIB Tetap Eksis

Sample Image Sample Image Sample Image Sample Image

 

Jakarta (PWI News) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menginginkan surat kabar harian Sinar Indonesia Baru (SIB) tetap eksis, dan kalaupun ada wartawannya yang dinilai melanggar kode etik jurnalistik (KEJ), maka jangan sampai "mematikan" media massanya sebagai wujud kemerdekaan pers.

 

Keinginan tersebut termaktub dalam Bedah Kasus mengenai posisi media massa di balik kekrisruhan pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) yang pada 3 Februari 2009 berakibat tragis dengan tewasnya Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), H. Azis Angkat, di tengah demo yang berlangsung di lingkungan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut.

 

Bedah kasus yang berlangsung di Ruang Rapat Utama PWI Pusat, Gedung Dewan Pers Lantai 4, Jakarta pada Selasa (29/4) itu dipandu H. Ilham Bintang (Anggota Dewan Kehormatan PWI), dan mengundang Ketua Dewan Kehormatan PWI Sumut, H.A.Ronny SImon, dan H. Sofyan Harahap selaku Pemimpin Redaksi Harian Waspada. (*)

Berita Terkait: