Kapolda Metro Jaya Sindir Wartawan Golput

Blog Single

Jakarta (ANTARA News) - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Wahyono, sempat menyindir para wartawan yang tidak memanfaatkan hak pilihnya dalam pemilihan umum (pemilu) alias golongan putih (golput) saat meliput kegiatan Mendagri, Mardiyanto, dan Kapolri .Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri,  meninjau sejumlah TPS di Jakarta, Kamis (9/4).

 

Saat berada di tempat pemungutan suara (TPS) di Sekolah Santa Maria, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Wahyono langsung membandingkan antara wartawan yang golput dengan animo warga RW 02 dan RW 03 Kampung Melayu yang antre ke TPS.

 

Sebanyak 12 TPS di dua RW ini dipindah ke sekolah Santa Maria yang masuk wilayah RW 01 karena kedua RW itu rawan banjir. Jumlah pemilih di kedua WW sekitar 5.300 orang.

 

"Lihat tuh warga. Mereka patut diacungi jempol. Rela antre ke TPS," kata Wahyono sambil menoleh ke barisan antrean termasuk sejumlah wanita yang mengendong anak kecilnya.

 

Wahyono pun meminta wartawan untuk menunjukkan jari yang telah dicelupi tinta pemilu.

 

"Lho jarinya kok masih bersih. Wah tidak memilih ya?  Dari tadi nanya-nanya terus masalah pemilu, tapi kok 'nggak' ikut milih," katanya.

 

Sejumlah wartawan mengaku, tidak terdaftar namanya dalam daftar pemilih tetap (DPT), sehingga tidak memilih.

 

"Kalau namanya tidak ada di DPT protes, tapi kalau terdaftar malah tidak dipakai," ujar Wahyono kepada wartawan sambil berjalan mengikuti rombongan Mendagri dan Kapolri naik bus untuk meninjau ke TPS lain. (*)

Berita Terkait: