Peras Janda Kaya, Wartawan Mingguan Dicokok Polisi

Blog Single
Nganjuk - ( Detik.com, 26-11-2008 ) Pria tiga anak asal Jombang, Sudaryanto (38) mengaku wartawan mingguan Radar News, terpaksa berurusan dengan polisi. Dia kedapatan memeras Sutini (48), janda kaya warga Desa Campur, Kecamatan Gondang, Nganjuk.

Dalam aksinya, tersangka memanfaatkan media yang diakui sebagai senjata tempatnya bekerja. Dia mengancam akan memberitakan perselingkuhan yang dilakukan korban, bila tidak memberikan sejumlah uang yang diminta.

Terbongkarnya pemerasan ini setelah korban merasa kesal dengan aksi yang dilakukan tersangka dan memutuskan melaporkan kejadian yang menimpanya kepolisi.

"Masak minta uang jaminan aman kok terus-terusan, saya kan curiga. Dia itu sudah tiga kali saya beri uang, tapi masih datang dengan ancaman yang sama," kata Sutini di sela-sela pemeriksaan penyidik di Mapolsek Gondang, Rabu (26/11/2008).

Sutini menambahkan, setiap kali datang meminta uang, tersangka selalu menentukan nominal Rp 1 juta.

Sayang saat ditanya kebenaran perselingkuhan yang dilakukan, Sutini enggan memberi jawaban pasti. "Benar atau tidaknya saya selingkuh kan itu hak saya juga, dan itu tidak untuk diberitakan," ujarnya enteng.

Secara terpisah, Kapolsek Gondang AKP Supriadi saat dikonfirmasi mengaku, akan menjerat tersangka dengan pasal 369 KUHP tentang tindak pidana pemerasan.

"Tersangka telah kita amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksan. Untuk ancaman hukumannya 4 tahun penjara," tegasnya.

Supriadi mengungkapkan, bukti kejahatan yang dilakukan tersangka, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain kartu pers atas nama Radar News, selembar surat tugas serta sebuah tabloid mingguan yang telah kusam.(fat/fat)

Berita Terkait: