FJM Gelar Pelatihan Jurnalistik Bagi Pelajar SLTA

Timika, Papua  (ANTARA News) - Kalangan wartawan di Kabupaten Mimika, Papua  yang tergabung dalam Forum Jurnalis Mimika (FJM) sejak Senin (3/11) hingga Selasa menggelar pelatihan jurnalistik bagi para pelajar SLTA di kota Timika.

 

Pelatihan yang diikuti 50 peserta itu juga dihadiri  utusan organisasi kepemudaan dan wartawan radio swasta yang ada di kota Timika.

Penjabat Bupati Mimika, Athanasius Allo Rafra SH saat membuka kegiatan ini mengatakan pelatihan jurnalistik bagi para pelajar SLTA maupun utusan organisasi kepemudaan dan wartawan radio sangat penting untuk dapat memahami dengan benar apa pekerjaan seorang jurnalis.

"Melalui pelatihan ini diharapkan peserta memperoleh pengetahuan dan kemampuan untuk memilah mana informasi yang pantas dipublikasikan melalui media massa sesuai kaidah-kaidah media massa," ujar Bupati Rafra.

Menurut Bupati Rafra, dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat saat ini masyarakat di wilayah terpencil sekalipun mampu mengetahui berbagai kejadian di dunia luar.

Apalagi, ia mengharapkan, jurnalis atau wartawan harus profesional, memegang teguh prinsip-prinsip etika dan kode etik kewartawanan dalam setiap pemberitaan yang dipublikasikan ke khalayak umum.

Bupati Mimika mengakui pers sangat berperan penting dalam upaya membangun masyarakat Mimika yang lebih cerdas.

"Masyarakat ingin mendapatkan informasi yang baik dan benar, informasi yang akurat bukan informasi yang provokatif, penuh rekayasa atau informasi yang tidak berkualitas," tutur Bupati Rafra sembari meminta dukungan kalangan pers

di Mimika untuk membangun pemahaman dan meningkatkan kesadaran masyarakat setempat terhadap berbagai program pembangunan di wilayah itu.

Pada kesempatan itu, Bupati Mimika mengingatkan para pekerja pers di Mimika agar dapat menampilkan informasi yang bermartabat, informasi yang seimbang dan jangan berlindung di balik "hak jawab" jika ada pemberitaan yang sifatnya mendiskreditkan pihak-pihak tertentu.

Sementara itu, Ketua Panitia, Hadmarus Waka, mengatakan bahwa pelatihan jurnalistik bagi pelajar SLTA dan kalangan pemuda, serta wartawan radio dilakukan untuk memberi pemahaman bagi para pelajar tentang dunia kewartawanan.

Menurut Hadmarus, hingga kini masih banyak kalangan yang belum memahami secara baik dan benar tentang pers dan media massa serta tugas-tugas seorang wartawan.

Melalui pelatihan dimaksud, Hadmarus berharap akan meningkatkan kreativitas di kalangan pelajar di Mimika untuk mengaktualisasikan bakat menulis mereka baik melalui sarana majalah dinding (mading) yang ada di sekolah-sekolah maupun melalui sejumlah media massa lokal yang ada di Mimika. (*)

Berita Terkait: