Gubernur DKI: Jangan Takut Beri Informasi ke Wartawan

Blog Single
 Sample Image
H. Fauzi Bowo 
 
Jakarta  (ANTARA News) - Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Fauzi Bowo, meminta kepada aparat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tidak takut untuk menyampaikan informasi yang benar kepada wartawan media massa.

Dalam Seminar Peningkatan Pemahaman Kehumasan di Balaikota DKI Jakarta, Kamis, Fauzi Bowo --yang akrab disapa dengan panggilan Foke-- itu mengatakan bahwa wartawan melalui media massanya masing-masing akan menyajikan informasi terkini yang dibutuhkan masyarakat.

"Warga ingin mendapatkan informasi yang baik, benar dan disajikan dengan cara melalui media yang mereka paling familiar. Sudah menjadi kewajiban kita untuk mengemas informasi tersebut up to date," katanya.
 
Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di jajaran Pemprov DKI Jakarta dapat menyajikan informasi yang terkini melalui media yang familiar dan tidak lambat merespon kebutuhan informasi dari masyarakat.

"Pejabat eselon dua (pimpinan SKPD) tidak boleh takut menyampaikan informasi kepada wartawan. Jangan wartawan tanya seluruhnya kepada gubernur. Anda wajib menjawab semua pertanyaan sesuai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing. Kalau itu memang tugas anda, silakan komunikasikan kepada warga, kalau formulasi kebijakan baru boleh tanya gubernur," kata Foke.

Para pejabat Pemprov DKI diminta Foke untuk  tidak menyikapi hal-hal yang berkembang secara emosional karena dapat menimbulkan ketakutan dan ketidakberanian menyampaikan informasi yang benar.

Foke juga meminta para aparatnya untuk bisa memberikan informasi yang benar, berkualitas dan tepat waktu agar bisa mendapatkan kepercayaan dari warganya.

Dia menambahkan format komunikasi harus bisa mencerminkan keterbukaan informasi sesuai Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Sedangkan Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Kehumasan DKI Jakarta, Nurrachman menjelaskan seminar kehumasan untuk pimpinan SKPD dan UKPD bertujuan untuk membuka wawasan, menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan kehumasan di jajaran Pemprov DKI Jakarta.

Seminar juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan pimpinan SKPD dan UKPD untuk merespon isu-isu yang ada di media massa untuk membangun citra positif Pemprov DKI Jakarta. (*)

Berita Terkait: