Danrem Warastratama Jamin Keamanan Wartawan

Blog Single
Solo (ANTARA News) - Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 074 Warastratama Kolonel Inf Abdul Rahman Kadir menegaskan, akan memberikan jaminan keamanan kepada wartawan, khususnya Triyono, wartawan Harian Umum Solopos beserta keluarganya dari kemungkinan adanya ancaman tindak kekerasan dari oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Danrem 074 Warastratama Kolonel Inf Abdul Rahman Kadir menyatakan hal itu saat audensi dengan wartawan se-Solo Raya, di Makorem 074 Warastratama Surakarta, Rabu, terkait adanya kasus kekerasan yang dilakukan Dandim Karanganyar Letkol Inf Lilik Sutikno terhadap wartawan Solopos Triyono beberapa waktu lalu.

"Dalam kasus ini yang melakukan hanyalah oknum, dan kami juga sudah meminta maaf baik secara lisan maupun tertulis. Untuk kasus ini sendiri kita serahkan kepada mereka yang berhak dan mari kita amati dalam proses perjalanannya secara bersama-sama," katanya.

Danrem berharap dengan adanya peristiwa tersebut hubungan baik antara Korem 074 Warastratama dengan para wartawan yang berada di Solo Raya, tetap terjalin karena saling membutuhkan.

Koordinator Aksi Eddy J.Soetopo pada kesempatan tersebut mengatakan Forum Wartawan Surakarta (FWS) menuntut penegakan proses hukum atas Letkol Inf Lilik Sutiko terkait tindakannya menganiaya Triyono, jurnalis Harian Umum Solopos.

"Danrem 074 Warstratama harus mengevaluasi kapasistas dan kapabilitas Letkol Inf Lilik Sutikno sebagai pemangku jabatan teritorial yang semestinya tidak mengedepankan tindakan arogan dan pendekatan kekerasan," katanya.

Selain itu Danrem juga harus membina seluruh pejabat dan anggota TNI di bawahnya agar menghormati dan turut menjaga kebebasan pers sebagai jaminan kehidupan demokrasi, dan harus menjamin keamanan seluruh jurnalis yang tugas di wilayah Solo Raya.

Kasus kekerasan yang dilakukan Dandim Karanganyar Letkol Inf Lilik Sutikno terhadap wartawan Solopos, Triyono, sangat disesalkan.

Dalam menjalankan tugas jurnalistik, jurnalis dilindungi UU No 40/1999 tentang Pers. Selain itu Lilik juga melanggar pasal Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Pasal 351 ayat (1) tentang penganiayaan dan Pasal 336 (2) tentang ancaman pembunuhan, katanya.

Sebelumnya Komandan Komando Distrik Militer Karangnyar, Letnan Kolonel Lilik Sutikna, dilaporkan ke Detasemen Polisi Militer Surakarta, akibat memukul wartawan Solopos, Triyono (30).

Akibat pemukulan itu, korban terluka pada mata dan hidungnya. Selain itu, Dandim pun dilaporkan mengancam korban, jika kejadian itu diberitakan di media massa. (*)

Berita Terkait: