Wartawan Somalia Tewas Dalam Baku Tembak di Mogadishu

Blog Single
Mogadishu (ANTARA News/AFP) - Seorang wartawan Somalia tewas dalam baku tembak antara kelompok gerilyawan Islam dan pasukan pemerintah di Mogadishu pada Selasa, kata satu badan pengawas pers internasional.

Barkhat Awale, 60 tahun, wartawan dan pengelola Radio Hurma, sedang berada di atap kantor stasiun radio itu untuk membantu seorang teknisi menempatkan perlengkapan transmisi secara tepat ketika ia dihantam sebutir peluru di perutnya, kata Komite Perlindungan Wartawan (CPJ) yang berpusat di New York.
Rekannya melarikan dia ke rumah sakit Medina tempat ia dinyatakan meninggal setibanya di rumah sakit.

Awale telah bekerja selama 30 tahun sebagai wartawan dan memimpin Radio Hurma, satu stasiun komunitas kecil dalam empat tahun belakangan ini. Radio itu berada di daerah yang dikuasai pemerintah.

Awale adalah wartawan kedua yang tewas di Somalia tahun ini, setelah pembunuhan wartawan sebuah stasiun Radio Mogadishu Mei lalu, kata CPJ.

Sejak Senin, gerakan Shebaab melancarkan serangan besar-besaran mereka terhadap pasukan pemerintah dan para pendukungnya Uni Afrika di ibu kota Somalia itu.

Sedikit-dikitnya 65 warga sipil tewas dalam aksi kekerasan terbaru, sekitar 30 orang dari mereka terjadi dalam serangan di sebuah hotel  oleh dua gerilyawan Shebaab. (*)

Berita Terkait: