Polisi Diminta Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Wartawan

Blog Single
Kudus (ANTARA News) - Puluhan wartawan dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa di Alun-alun Kudus, Selasa, untuk menuntut aparat kepolisian segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku pembunuhan wartawan Sun TV Ridwan Salamun.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB, diikuti sekitar 25 wartawan dari media cetak dan elektronik serta perwakilan dari sejumlah LSM yang ada di Kudus dan sekitarnya.
Ridwan Salamun meninggal dunia saat meliput pertikaian antara warga Tual Maluku Tenggara.

Sejumlah peserta aksi juga mengusung spanduk dan sejumlah poster yang bertuliskan "usut tuntas pembunuhan wartawan, jangan budayakan kerasan, stop killing journalist, kerja wartawan dilindungi Undang-undang, dan wartawan juga manusia".

Sebelum melakukan orasi, pengunjuk rasa terlebih dahulu menundukkan kepala sejenak untuk mendoakan almarhum agar amal ibadahnya diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa.

"Mari kawan-kawan kita bersama-sama menundukkan kepala sejenak untuk mendoakan arwah almarhum," ujar salah seorang pengunjuk rasa, Indra Winardi dari wartawan Trans TV.

Pada kesempatan tersebut, dia meminta, Kapolda setempat segera mengusut tuntas pelaku penganiayaan wartawan Sun TV hingga meninggal dunia.

"Keadilan harus ditegakkan. Para pelaku pembunuhan harus segera diadili dan diberi hukuman yang setimpal," teriaknya keras.

Orator yang lainnya, Kholid Mawardi perwakilan dari salah satu LSM di Kudus menambahkan, penegak hukum harus segera mengusut kasus pembunuhan yang menimpa salah seorang wartawan Sun TV.

"Kasus kematian wartawan tidak hanya sekali terjadi. Tetapi berulang kali terjadi dan penyelesaian kasusnya juga terkesan tidak tuntas," ujarnya.

Kasus kematian wartawan yang lainnya, yakni kasus kematian Wartawan Bernas Saefudin dan Wartawan Bali Radar Bali AA Narendra Prabangsa.   

"Kami berharap, penegak hukum bertindak tegas, mengingat profesi wartawan dilindungi UU," ujarnya.

Ia berharap, penegak hukum segera mengusut tuntas kasus kematian wartawan Sun TV. "Mudah-mudahan, kasus ini yang terakhir kalinya terjadi di tanah air," ujarnya berharap. (*)

Berita Terkait: