KPID Kalbar Kampanye Gerakan Nonton Sehat

Blog Single
Pontianak  (ANTARA News) - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kalimantan Barat akan melaksanakan kampanye gerakan nonton sehat pada 23 Juli 2010 atau bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional.

Ketua KPID Kalbar Faisal Riza di Pontianak, Selasa, mengatakan kampanye gerakan nonton sehat itu dilaksanakan untuk mengajak masyarakat, terutama orang tua agar mengawasi anak mereka ketika menyaksikan acara televisi.

"Kami akan membagikan brosur yang berisi ajakan kepada anak-anak agar memilih acara televisi yang akan mereka saksikan. Jangan sembarangan tonton tanpa melihat apakah ada manfaatnya bagi anak-anak," kata Faisal.

Pembagian brosur tersebut nantinya juga akan melibatkan anak-anak, yang akan dibagikan di persimpangan jalan protokol di kota itu.

Menurut dia, dilaksanakannya kampanye gerakan nonton sehat karena hampir 18 jam waktu anak dihabiskan untuk menonton televisi atau lebih banyak dari jam untuk belajar.

"Sehingga perlu kita awasi jam-jam anak untuk menonton acara televisi yang saat ini lebih banyak acara hiburan dan gosip," katanya.

Kecenderungan anak autis juga banyak yang terpengaruh oleh acara-acara yang mereka tonton.

"Anak autis lebih cenderung meniru pola atau gaya hidup artis yang mereka tonton," katanya.

Selain itu, dampak negatif dari kebanyakan menonton bagi anak-anak, yakni punya orientasi seksual yang cukup tinggi.

"Kami berharap orang tua mengunci program-program tertentu yang dinilai tidak layak untuk ditonton oleh anak-anak," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Perempuan Dayak Kalbar, Katarina Lies menyatakan, para orang tua harus meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya sewaktu menonton acara televisi, karena tidak semua layak ditonton anak.

"Apalagi banyak acara televisi yang masih mengekploitasi kaum perempuan sehingga berdampak negatif bagi anak laki-laki," ujarnya. (*)

Berita Terkait: