Polisi Tangkap Penikam Wartawan TV One

Blog Single

Pekanbaru (ANTARA News) - Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir menangkap pelaku penganiayaan wartawan TV One Rian Riyadi yang menikam korban saat meliput pelantikan Kepala Desa (Kades) di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Sei Batang, Selasa (6/4).

"Satu orang pelaku sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir, AKP Jhon Sahite, ketika dihubungi dari Pekanbaru, Rabu.

 

Menurut dia, tersangka yang ditangkap berinisial LU (50). Tersangka ditangkap tidak jauh dari tempat kejadian perkara di Desa Pesanggrahan.

 

"Dia ditangkap tanpa perlawanan," ujarnya.

Jhon menjelaskan, polisi menangkap tersangka dan menyita barang bukti berupa sebilah pisau yang dipakai untuk menikam korban.

"Tersangka akan kita jerat pasal 351 atau pasal 352 KUHP tentang penganiayaan. Kita masih kembangkan kasus ini," katanya.

Ia mengatakan polisi terus menyelidiki keterlibatan yang lainnya. Jika nanti ditemukan ada tersangka, maka polisi berjanji akan bertindak tegas.

Kameramen lepas TV One dianiaya oleh kelompok yang diduga panitia pelantikan Kades Pesanggrahan pada acara pelantikan, Selasa (6/4). Kades Pesanggrahan H Mugni menjadi sorotan karena telah 17 tahun menjabat kades, sedangkan aturan dalam Peraturan Daerah hanya membolehkan masa jabatan selama dua periode atau 10 tahun.

Menurut keterangan saksi mata, korban dianiaya oleh oknum panitia pelantikan kades. Kejadian itu terjadi saat panitia bersitegang dengan sekelompok warga yang melakukan unjuk rasa menentang pelantikan H Mugni.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lebam disekujur tubuh dan luka tikaman sedalam 10 centimeter di paha kanannya. (*)

Berita Terkait: