Selasa, 19 November 2019

Nah, Wartawan Kalimantan Tengah Diberi Ilmu Sanitasi dan Gizi untuk Tulisannya

Senin, 7 Maret 2016 15:37

Orientasi jurnalistik tentang Stanting dan Sanitasi di Kalteng.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Wartawan Kalimantan Tengah yang bernaung di bawah organisasi Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) bekerja sama dengan non-governmental organization (NGO) Millenium Chalenge Account Indonesia (MCA- Indonesia) dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (7/3/2016), menggelar kegiatan orientasi jurnalistik tentang stanting dan sanitasi di Kalteng.

‎Kegiatan yang digelar di hotel Neo, Palangkaraya, merupakan diskusi tentang masalah gizi nasional bertajuk Orientasi Jurnalis tentang stanting dan sanitasi di Kalimantan Tengah.

Selain pengetahuan tentang masalah kesehatan dan gizi, pemateri juga diberikan oleh wartawan senior dari Kompas terkait peliputan berita tantang masalah kesehatan dan gizi, termasuk cara infestigasi peliputannya.

Salah satu pembicara dalam kegiatan tersebut, ‎dari Harian Kompas selama 32 tahun, Maria, turut memberikan materi.

"Perlu dilakukan investigasi terkait pemberitaan tentang masalah kesehatan dan dampaknya terhadap masyarakat, agar lebih akurat pemberitaannya," katanya.

 

Sementara itu, Ketua PWI Kalteng, H Sutransyah, menyambut baik, terkait pelaksanaan kegiatan tersebut, karena bisa menambah ilmu untuk kalangan jurnalis di Kalteng.

"Kami dukung kegiatan samacam ini, untuk menambah ilmu untuk kalangan wartawan kami," katanya.

Sementara itu, Dokter ahli Gizi, Winarko, Non gavernmental organization (NGO) Millenium Chalenge Account Indonesia (MCA- Indonesia) mengutarakan, tentang, pentingnya, gizi dan sanitasi untuk masyarakat, karena dengan memperhatikan gizi akan berpengaruh pada pertumbuhan fisik dan mental.

‎"Pengetahuan tentang gizi ini, tentu sangat penting untuk ditularkan kepada masyarakat melalui media bisa menjelaskannya," katanya.

Sumber: Banjarmasin Post

http://banjarmasin.tribunnews.com/2016/03/07/nah-wartawan-kalimantan-tengah-diberi-ilmu-sanitasi-dan-gizi-untuk-tulisannya