Minggu, 25 Agustus 2019

Kebanyakan Pengurus PWI Toraja Utara bukan Wartawan, Pemkab Bingung dan Resah

Selasa, 23 Februari 2016

yultin rante/tribuntoraja.com

Yoel, pengurus PWI Wilayah Luwu Raya dan Toraja, ditemui tribuntoraja.com, di Rantepao, Selasa (23/2/2016) siang.

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO- Status pengurus kelompok kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Toraja Utara dipertanyakan, mayoritas pengurus bukan wartawan.

 

"Personel pokja PWI Toraja Utara ini banyak yang bukan berlatar belakang pers jadi alasan pak Zufkufli Otto (mantan ketua PWI Sulsel) menunda pelantikan pengurus," kata Yoel, pengurus PWI Wilayah Luwu Raya dan Toraja, kepada tribuntoraja.com, Selasa (23/2/2016) siang.

Masa kerja Pokja PWI Toraja Utara akan berakhir Maret 2016.

"Kami akan meminta untuk segera musda dan kami mohon perhatian dari pengurus provinsi dan wilayah," kata wartawan harian Palopo Pos, itu.

Terpisah, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemerintah Kabupaten Toraja Utara Fitra turut prihatin atas status PWI Toraja Utara.

"Kami tidak bisa terlalu campur ke dalam, namun kami siap fasilitasitasi sesuai petunjuk PWI Sulsel dan PWI wilayah Luwu Raya," kata Fitra kepada tribuntoraja.com, Selasa (23/2/2016) siang.

Selain prihatin, Fitra mengakui pihaknya selama ini resah dan bingung.

"Simpang siur, akibatnya sering menjadi bahan pertanyaan dari pimpinan SKPD Toraja Utara," katanya. (*)

Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2016/02/23/kebanyakan-pengurus-pwi-toraja-utara-bukan-wartawan-pemkab-bingung-dan-resah