Jumat, 22 November 2019

Mendikbud minta guru lebih melek media

Mendikbud Anies Baswedan (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

"Kalau guru tidak menulis, jangan harap siswanya akan menulis"

Padang (ANTARA News) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan meminta para guru lebih melek informasi dan media massa untuk bisa ditularkan kepada muridnya.

"Tidak ada pilihan hari ini kita banjir informasi, sebelum pelajar melek media, dimulai dari guru terlebih dahulu," kata Anies di Padang, Sumatera Barat, Senin, pada pencanangan Gerakan Nasional Remaja Melek Media yang diparakarsai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Auditorium Gubernur Sumbar.

Menurut dia, guru harus membekali diri dengan kemampuan menganalisis, memilih dan memilah sampai menciptakan informasi dan media.

"Jika guru tidak membaca, maka jangan harap siswa akan membaca, kalau guru tidak menulis, jangan harap siswanya akan menulis," ujar dia. 

Menurut Anies semua itu dimulai dari guru, orang tua dan pendidik. Oleh sebab itu sekolah dianjurkan berlangganan koran dan majalah.

Ia mengatakan jika di sekolah dipasang koran dinding sementara guru tidak baca, sulit rasanya anak-anak akan membaca juga.

"Kalau perlu langganan majalah, bukan hanya nasional tapi internasional sehingga pelajar bisa melihat perspektif internasional," kata dia.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno juga mengimbau seluruh sekolah di daerahnya berlangganan media massa minimal koran lokal dan nasional.

"Dengan demikian pelajar dapat membaca perkembangan terbaru melalui koran lokal dan nasional itu," kata dia.

 

Editor: Jafar M Sidik