Rabu, 20 November 2019

PWI menentang penyalahgunaan kepemilikan media

Banjarmasin (PWI News) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam kongres ke-23 di Banjarmasin, Kalimantan Selatatan, mngeluarkan deklarasi yang antara lain menentang praktik kekerasan terhadap wartawan dan penyalahgunaan kepemilikan media massa dan informasi yang mengancam kemerdekaan pers, independensi, dan profesionalisme wartawan.

Dalam kongres yang berlangsung pada 19-20 September itu, PWI mengeluarkan deklarasi sebagai berikut:


                                                                    Keputusan Kongres XXIII PWI
                                                                 KEPUTUSAN KONGRES XXIII PWI
                                                                            NO. 6/K-XXIII/2013
                                                                                   TENTANG
                                                DEKLARASI KONGRES XXIII PWI DI BANJARMASIN 2013


KONGRES XXIII PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA SETELAH:
Menimbang :


1.  Bahwa Kongres XXIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tanggal 19-20 September 2013, selain melakukan introspeksi terhadap perkembangan internal organisasi juga mencermati perkembangan eksternal organisasi. yaitu kehidupan pers nasional maupun kehidupan berbangsa dan bernegara secara nasional.


2.  Bahwa Kongres XXIII PWI memandang perlu mengeluarkan deklarasi sebagai gambaran sikap PWI terhadap perkembangan nasional tersebut baik di bidang pers maupun kehidupan berbangsa dan bernegara, apalagi pada tahun 2014 berlangsung pemilihan umum baik legislatif maupun pemilihan presiden dan wakil presiden.


Mengingat :
1. Peraturan Dasar PWI Pasal 4
2. Peraturan Rumah Tangga PWI Pasal 2 (c)
Memperhatikan :
1. Laporan Pertanggungjawaban Pengurus PWI Pusat Perode 2008-2013.
2. Pandangan saran-saran peserta Kongres XXIII PWI.


MEMUTUSKAN:
Menetapkan:


Deklarasi Kongres XXIII PWI di Banjarmasin 2013 sebagai berikut.


1.  Kami peserta Kongres XXIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Banjarmasin tanggal 19-20 September 2013 menyatakan tekad:1.  Mengawal dan mengkritisi kelanjutan Gerakan Reformasi di semua bidang kehidupan berbangsa dan bernegara dalam wadah NKRI yang demokratis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945;


2.  Mendorong pelaksanaan Pemilu 2014 yang sungguh-sungguh jujur, adil, umum, bebas dan rahasia, dengan menyerukan segenap komponen bangsa meningkatkan kualitas demokrasi dan memilih pemimpin terbaik;

3.  Menyerukan para penyelenggara Negara untuk sungguh-sungguh meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama mengangkat  harkat, derajat dan martabat rakyat miskin, dengan senantiasa bersikap amanah, konsisten dan konsekwen
memberantas KKN;


4.  Menentang praktik kekerasan terhadap wartawan dan penyalahgunaan kepemilikan media massa dan informasi yang mengancam kemerdekaan pers, independensi, dan profesionalisme wartawan.


Ditetapkan di : Banjarmasin
Pada tanggal : 20 September 2013


KONGRES XXIII PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA


Pimpinan Sidang: Hendro Basuki (Ketua), Denny Kurnia (Anggota), Kamsul Hasan (Sekretaris)