Minggu, 17 November 2019

Klaim Adukan Raffi, "R" Dianggap Lecehkan Profesi Wartawan

Jakarta (OkeZone) - Wartawan senior Ilham Bintang menganggap wanita berinisial R yang mengaku mengadukan Raffi Ahmad ke Badan Narkotika Nasional (BNN) bukan seorang wartawan.

R yang saat itu masih menjadi wartawan infotaiment mengaku mengadukan perilaku Raffi yang sering memakai narkoba ke BNN. Hal itu R lakukan agar bisa mendapat liputan ekslusif untuk tayangannya. Namun, bagi Ilham, sikap yang ditunjukkan R melecehkan wartawan.

"Bagi saya dia tidak pantas jadi wartawan. Ketika dia dapat informasi itu dia tidak mengecek kebenarannya. Itu sama saja melecehkan profesionalitas wartawan," ujar Ilham saat berbincang dengan Okezone.

Ketika muncul pertama kali, R tampil memakai masker dan kaca mata hitam untuk menutupi wajahnya. Padahal, kata Ilham, tidak seharusnya seorang wartawan menyembunyikan identitasnya.

"Wartawan itu harus ksatria, berani. Dengan menyembunyikan identitasnya berarti dia tidak profesional. Apalagi dia pakai pengacara juga bicara. Bagi saya ini sungguh merendahkan profesionalitas wartawan," tegasnya.

Karena itulah, Ilham selaku bos dari Bintang Advis Multimedia yang membawahi sejumlah media meminta kepada medianya untuk tidak memuat pemberitaan tentang pengakuan R belum lama ini.

"Saya melarang media saya menulis tentang hal ini. Karena bagi saya pengakuan dia tidak masuk akal. Apa dasarnya dia tahu kalau BNN itu bertindak atas laporan dia. Kedua, apa benar itu dia wartawan karena bagi saya dia bukan wartawan. Dia tidak sportif. Ketiga, dia pakai pengacara dan menyembunyikan identitasnya," jelasnya.

Namun demikian, Ilham yang juga Sekretaris Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengemukakan bahwa organisasi profesinya, khususnya Departemen Wartawan Infotainment, tidak akan mengambil sikap terhadap R.

"Dia (R) memang telah melecehkan profesionalitas wartawan. Tapi, untuk apa PWI mengambil sikap, karena PWI meragukan dia itu benar-benar wartawan," ujarnya.

Ilham pun tidak percaya dengan semua pengakuan wanita yang pernah menjadi wartawan sebuah tayangan infotainment itu.

"Kita tidak boleh percaya begitu saja. Kita anggap dia bukan siapa-siapa. Dia tidak menunjukkan identitasnya, jadi dia tidak meyakinkan sebagai wartawan. Di PWI itu sekarang wartawan harus punya surat kompetensi wartawan. Tapi, bagi saya, dia bukan wartawan," tandasnya.

R mengaku mengadukan perihal kebiasaan buruk Raffi memakai narkoba di rumahnya kepada petugas Badan Narkotika Nasional (BNN). Hal itu dia lakukan karena berharap mendapat tayangan ekslusif.

Hal itu, bagi Ilham, sikap R tidak menunjukkan seorang wartawan yang baik.

"Ketika dia mendapat informasi dia tidak mengecek keakuratannya langsung, tapi sudah memberitahu orang dalam hal ini BNN. Melapor itu memang kewajiban semua warga negara. Tapi, lalu seolah-olah dia merasa BNN bergerak karena laporan dia. Padahal, laporan yang masuk ke BNN itu banyak sekali. Dari mana dia tahu itu hasil laporan dia?," jelasnya.

R mengetahui Raffi pemakai narkoba dari artis berinisial N. Kemudian, R membocorkan hal tersebut kepada temannya yang bertugas di BNN. R pun dibawa temannya itu menemui atasannya di BNN. Dari situlah pengawasan dan pemantauan terhadap Raffi Ahmad berlangsung hingga akhirnya dia ditangkap bersama teman-temannya, termasuk anggota DPRD DK Jakarta, Wanda Hamidah.

(Elang Riki Yanuar - Okezone: http://celebrity.okezone.com/read/2013/02/27/33/768692/klaim-adukan-raffi-r-dianggap-lecehkan-profesi-wartawan; http://celebrity.okezone.com/read/2013/02/27/33/768693/pwi-tak-mau-ambil-sikap-soal-r-adukan-raffi-ahmad)