Selasa, 12 November 2019

PWI Sumut Serahkan Santunan Klaim Asuransi MNC Life

Persatuan Wartawan Indonesia

SERAHKAN SANTUNAN: Ketua PWI Sumut Drs. Muhammad Syahrir menyerahkan santunan klaim asuransi dari MNC Life Rp 10 juta kepada Suharni istri almarhum M Kamil Ismail didampingi Bendahara PWI Sumut Drs. H. Agus S Lubis, Wakil Bendahara Jalaluddin, serta Nelly Handayani anak sulung almarhum M Kamil Ismail, Penyerahan dilakukan di Gedung PWI Sumut Jalan Adinegoro No.4 Medan, Rabu (15/8). (Rel/ ist)

Medan ( Berita Sore) - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sumatera Utara (Sumut) Drs. Muhammad Syahrir menyerahkan santunan klaim asuransi dari MNC Life Rp 10 juta kepada Suharni istri almarhum M Kamil Ismail, anggota PWI Sumut, wartawan Harian Andalas yang juga Bendahara PWI Perwakilan Kota Binjai yang meninggal dunia 11 Juni 2012.

Penyerahan dilakukan di Gedung PWI Sumut Jalan Adinegoro No.4 Medan, Rabu (15/8), didampingi Bendahara PWI Sumut Drs. H. Agus S Lubis, Wakil Bendahara Jalaluddin, serta Nelly Handayani anak sulung almarhum M Kamil Ismail dari dua bersaudara.

Ketua PWI Sumut M Syahrir mengatakan, pemberian santunan kemalangan merupakan program tetap dan rutin diserahkan kepada keluarga anggota PWI Sumut yang meninggal dunia.

”Jika sebelum diasuransikan nilai santunan Rp 5 juta per orang, maka setelah diasuransikan dengan menggandeng MNC Life, anggota PWI Sumut yang meninggal dunia mendapat santunan Rp 10 juta per orang yang diterima keluarga almarhum,” katanya.

Syahrir berharap, santunan kemalangan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dan tidak terus larut dalam kesedihan. ”Mari terus berdo’a, semoga almarhum anggota PWI Sumut yang telah mendahului ditempatkan di sisi Allah SWT pada tempat yang sebaik-baiknya,” harap Syahrir.

Sementara Suharni sebagai warakawuri wartawan usai menerima santunan kemalangan berikut paket Idulfitri 1433 Hijriah mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran Pengurus PWI Sumut dan MNC Life yang telah memperhatikan dirinya sepeninggal almarhum.

”Semoga amal jariah yang diberikan mendapat berkah serta rahmat dari Allah SWT, tidak hanya bagi kami keluarga yang ditinggalkan, tapi juga bagi segenap jajaran pengurus dan anggota PWI Sumut di mana pun berada,” ujar Suharni dengan mata berkaca-kaca.

 

Persatuan Wartawan Indonesia

SERAHKAN SANTUNAN: Ketua PWI Sumut Drs. Muhammad Syahrir menyerahkan santunan kemalangan Rp 5 juta kepada istri anggota PWI yang meninggal dunia di arena Pondok Ramadhan Pelataran Parkir Hotel Tiara Convention Medan, Senin (13/8).

Sementara itu Penyerahan dilakukan pada acara buka puasa bersama gabungan PWI Sumut, Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Sumut, dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Cabang Sumut di Pondok Ramadhan Pelataran Parkir Hotel Tiara Convention Medan, Senin (13/8).

Hadir saat itu tokoh masyarakat Sumut H Gus Irawan Pasaribu SE Ak MM, Ketua SPS Sumut H Teruna Jasa Said, Ketua IKWI Sumut Hj Dewi Budiati Teruna J Said, Kepala Dinas Kominfo Provsu DR H Asren Nasution MA, Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu, para Pemred media massa dan undangan.

Santunan kemalangan masing-masing diterima istri almarhum (alm) Zainuddin Tamir Koto (Zatako), istri alm Nazran Nazier dan istri alm Andi Mulia. Bersamaan juga diserahkan secara simbolis klaim asuransi MNC Life Rp 10 juta kepada istri alm M Kamil Ismail.

Selain itu, tokoh masyarakat Sumut H Gus Irawan Pasaribu SE Ak MM yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah yang juga mantan Direktur Utama PT Bank Sumut berkenan menyerahkan langsung paket Idulfitri 1433 Hijriah kepada para warakawuri (janda) wartawan.

Pada kesempatan itu, Ketua PWI Sumut mengucapkan terimakasih atas dukungan berbagai pihak atas terselenggaranya acara buka puasa bersama gabungan PWI Sumut, SPS Sumut dan IKWI Sumut, terutama atas dukungan penuh tokoh masyarakat Sumut H Gus Irawan Pasaribu.

Sementara Gus Irawan Pasaribu menyampaikan terimakasih atas atensi PWI Sumut, SPS Sumut dan IKWI Sumut yang menggandeng dirinya melakukan buka puasa bersama di Pondok Ramadhan Sumut Sejahtera.

”Mudah-mudahan kebersamaan yang terjalin dapat terus disinergikan dan mendapat do’a dari semua pihak untuk kelanjutan perjuangan ke depan untuk menata Sumut yang lebih baik,” harap Gus yang juga Ketua Umum KONI Sumut.

Turut menyampaikan kata sambutan, Ketua IKWI Sumut Hj. Dewi Budiati Teruna J Said. Dia berharap kebersamaan yang terjalin dapat terus dibina dan tingkatkan sehingga komponen Pers Sumut dapat berbuat yang terbaik untuk daerah, bangsa dan negara melalui kinerja dan kiprahnya di tengah-tengah masyarakat.

Al-Ustadz Dr. Akhyar Zein dalam tausyiahnya antara lain mengetengahkan tentang pentingnya meneladani kepemimpinan Rasulullah Muhammad SAW. Beliau tidak hanya membawa risalah dari Allah SWT dari sisi aqidah, tapi juga kepiawaiannya dalam menekuni bidang ekonomi.

Menurut Akhyar Zein, puncak kejayaan bisnis yang ditekuni Muhammad terjadi ketika beliau berusia 25 tahun berkat kejujurannya dalam berdagang. Tidak hanya bisnis ternak tapi juga berbagai kebutuhan lainnya. Kemajuan bisnisnya makin berkembang setelah merger dengan Siti Khadijah, saudagar kaya di jazirah Arab.

Merger bisnis berlanjut dengan pernikahan di antara keduanya. ”Mahar pernikahan yang diberikan kepada Siti Khadijah seberat 12 ons emas ditambah 20 ekor unta. Jika dirupiahkan nilainya mencapai Rp 1 milir,” papar Akhyar Zein menggambarkan betapa Muhammad yang kemudian diangkat menjadi rasul pada usia 40 tahun berlatar belakang pebisnis yang luar biasa. (rel)

http://beritasore.com/2012/08/16/pwi-sumut-serahkan-santunan-klaim-asuransi-mnc-life/