Kamis, 19 September 2019

Uji Kompetensi Wartawan PWI Surakarta

Persatuan Wartawan Indonesia
Subekti Sidik (berdiri) bersama Atal S. Depari (duduk).
 
Surakarta (mpn.kominfo.go.id) - PWI Cabang Surakarta untuk pertama kalinya menyelenggarakan uji kompetensi wartawan yang dilaksanakan  tanggal 26-27 Maret 2012 untuk seluruh wartawan anggota PWI di Gedung Induk Monumen Pers Nasional Surakarta.

Kegiatan ini diikuti 48 peserta terbagi menjadi 3 kelompok, yakni wartawan utama, wartawan madya dan wartawan muda.

Dalam sambutannya saat pembukaan, Ketua PWI Cabang Surakarta, Subekti Sidik, mengatakan, ”Uji Kompetensi Wartawan ini bertujuan untuk melahirkan,membentuk wartawan  yang berkualitas dan memiliki tanggung jawab dalam menulis berita tidak memecah belah selalu menjaga persatuan dan kesatuan NKRI”.

Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Pusat Atal S Depari menerangkan, ”Ada 19 perusahaan pers yang telah meneda tangani Piagam Palembang, yang antara lain memaknai tentang uji kompetensi wartawan”.

Adapun, Kastoyo Ramelan selaku Pemimpin Redaksi Majalah Batik Indonesia sebagai salah seorang peserta,berpendapat, “Indonesia adalah negara hukum untuk meningkatkan mutu wartawan dalam kesadaran hukum maka uji kompetensi wartawan dan legalitas dari Dewan Pers diperlukan. Masyarakat percaya pada profesi wartawan untuk itu pemberitaan harus bermanfaat bagi masyarakat dan wartawan harus berpijak pada kode etik jurnalistik."

Sedangkan, salah seorang wartawan muda dari Joglo Semar Yasser Arafat berpendapat, “Uji Kompetensi Wartawan merupakan  introspeksi diri wartawan dan upaya peningkatan kapasitaas wartawan dalam meningkatakan beritaberdasarkan  etika-etika yang ada”.

Dalam uji kompetensi wartawan ini peserta harus mencapai nilai kelulusan minimal dengan angka 70.

(Slamet Widodo)