Kamis, 21 November 2019

TV One Akui Ical Intervensi Berita Soal Demokrat

Persatuan Wartawan Indonesia
Karni Ilyas (di podium)
dalam Silaturahmi Pers Nasional 2012
 
JAKARTA (Fahmi Firdaus- Okezone) - Partai Demokrat mengadukan Metro TV dan  TV One ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait gencarnya pemberitaan mengenai skandal suap Wisma Atlet SEA Games yang menyeret sejumlah petinggi Partai Demokrat.

Dalam silaturahmi pers nasional di Wisma Antara siang ini, Pemimpin Redaksi TV One Karni Ilyas mengakui pemberitaan TV One mengenai Demokrat memang diintervensi pemiliknya, Aburizal Bakrie, yang juga Ketua Umum Partai Golkar. Namun, intervensi itu justru bukan untuk memojokkan, sebagaimana dituduhkan kader Demokrat.

“Jadi memang ada intervensi dari Pak Ical terkait pemberitaan Partai Demokrat. Beliau minta untuk tidak keras terhadap Partai Demokrat,” ujar Karni Ilyas, Selasa.

 

Permintaan tersebut, kata Karni, dikatakan Ical bahkan  hingga tiga kali. Oleh karena itu, Karni Ilyas menyayangkan tindakan Demokrat yang justru mengadukan TV One ke KPI.

“Jadi kalau aduan itu resmi maka kami sedih kok partai besar bisa naif,” ujarnya.

Karni menjelaskan, sebagai seorang jurnalis, dia tidak pernah memiliki agenda politik tertentu, termasuk yang menguntungkan Partai Golkar. Bahkan, sejak berdiri Ical tidak pernah datang ke kantor TV One.

“Selama TV One berdiri  belum pernah Pak Aburizal Bakrie mendatangi TV One di Pulogadung. “Sampai hari ini saya belum pernah masuk partai politik, tidak ada misi apa-apa, misi TV One adalah seorang jurnalis,” katanya.
(abe)