Kamis, 21 November 2019

Anggota PWI Wajib Ikut Uji Kompetensi

Biak (ANTARA News) - Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua, Yusuf Kamaluddin, mengingatkan pekerja pers di daerah itu untuk  mengikuti  uji kompetensi bagi wartawan.

"Melalui uji kompetensi  kita membutuhkan wartawan yang cerdas, memiliki keterampilan tinggi dengan karya yang bisa menjadi pendorong bagi kemajuan masyarakat serta mencegah penyalagunaan profesi wartawan," kata Yusuf Kamaluddin, di Biak, Senin.
Dia mengatakan, uji kompentesi bagi wartawan tidak dimaksudkan untuk menghalangi seseorang untuk menjadi wartawan, tetapi dengan bekal kemampuan wartawan diharapkan dapat menjalankan tugasnya sebagai penyebar informasi yang profesional.

Untuk pelaksanaan uji kompetensi  bagi wartawan di Papua, menurut Yusuf Kamaluddin, saat ini belum ada karena sebagian pengurus PWI berencana mengikuti kegiatan serupa di Jakarta dalam waktu dekat.

Dia berharap, dalam menjalankan tugasnya wartawan selalu berpegang kepada aturan UU Pers No 40 tahun 1999, kode etik jurnalistik serta aturan organisasi PWI sehingga merasa nyaman dalam bekerja mencari informasi untuk ditulis serta disebarluaskan melalui media massa.

"Melalui uji kompetensi wartawan akan ketahuan jelas siapa yang layak menyandang profesi ini dan memiliki keterampilan menulis atau tidak,"katanya.

Wartawan senior di Papua ini berharap, dengan adanya kegiatan uji kompetensi wartawan terdorong untuk lebih meningkatkan daya saing dalam menghadirkan karya-karya jurnalistik yang berkualitas di tengah masyarakat.

"Saya imbau wartawan anggota PWI bersiap diri guna mengikuti uji kompetensi,  karena pelaksanaan kegiatan uji kompetensi merupakan suatu keharusan sebagai tolok ukurnya wartawan menghasilkan berita yang bermutu sesuai kaidah jurnalistik dan kode etik jurnalistik," kata pemimpin perusahaan/umum Harian Bisnis Papua ini.
(T.M039)