Kamis, 19 September 2019

Wartawan Sulsel Ikuti SJI

Makassar (ANTARA News) - Sebanyak 24 wartawan muda dari berbagai media di Sulawesi Selatan selesai mengikuti pendidikan Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI) kerja sama PWI Pusat dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan selama dua pekan di Makassar.

Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh, di Makassar, Jumat, mengatakan program pendidikan dasar jurnalistik yang diselenggarakan PWI Pusat tersebut diikuti wartawan muda dari sejumlah media setempat.
Berdasarkan hasil ujian yang diselenggarakan tim SJI PWI Pusat, panitia menetapkan 16 orang lulus dari 24 peserta, sementara delapan orang lainnya haus mengikuti pendidikan tahap kedua pada 2012.

Menurut Ketua SJI PWI Pusat, Marah Sakti Siregar, para peserta diberi pembekalan materi tentang dasar-dasar jurnalistik, kode etik jurnalistik, kepribadian, intelektual dan berbagai pemahaman tentang dunia kewartawanan.

"Semua materi yang disampaikan dalam program pendidikan SJI bagi wartawan muda tersebut sesuai dengan kurikulum yang diakui oleh UNESCO berkerja sama dengan PWI Pusat dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ujarnya.

Ketua PWI Sulsel Zulkifli mengatakan, tantangan yang dihadapi insan pers di masa datang cukup berat. Karena itu, mereka yang memilih profesi wartawan mutlak memiliki kompetensi yang handal.

"Mulai 2012 semua wartawan yang menjalankan profesi kewartawan harus bersertifikasi yang dikeluarkan oleh Dewan Pers, "ujarnya.

Pada akhir November 2011, kata Zulkifli, sebanyak 46 wartawan dari berbagai media di Sulsel mengikuti uji kompetisi wartawan (UKW) yang digelar Dewan Pers bekeja sama PWI Pusat sebagai tindak lanjut dari Piagam Palembang 2010.

Dari jumlah wartawan yang mengikuti UKW 2011 tersebut, 11 orang di antaranya dinyatakan tidak kompeten (tidak lulus), sehingga harus mengikuti UKW tahap berikutnya di Samarinda Kaltim 2012.

UKW tersebut dibagi dalam tiga kategori yakni kelompok muda untuk reporter, kelompok madya untuk tingkat redaktur dan kelompok utama bagi pemimpin redaksi. (*)