Rabu, 20 November 2019

Wartawan Diperlukan untuk Wujudkan Program Pemerintah

Bandarlampung (ANTARA News) - Wakil Gubernur Lampung MS Joko Umar Said mengatakan peran wartawan dalam mewujudkan program pembangunan di Provinsi Lampung sangat diperlukan, seperti dalam hal publikasi program.

"Sebagai contoh peran yang bisa dilakukan wartawan adalah dengan mempromosikan potensi alam, objek wisata, program pembangunan dan lain-lain yang ada di Lampung," katanya usai menyaksikan pelantikan Pengurus PWI Cabang Lampung 2011-2016, di Bandarlampung, Selasa.
Ia mengatakan, dengan promosi itu daerah Lampung bisa dikenal baik di tingkat lokal dan kemancanegara.

"Ini membuktikan pengaruh media sangat besar. Karena melalui media seseorang bisa mengenal potensi yang ada di Provinsi Lampung," ujarnya.

Menurut dia, dunia pers saat ini berkembang sangat cepat seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi yang disertai dengan peraturan perundang-undangan yang memberi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kemerdekaan pers dan menjamin hak memperoleh informasi yang diperlukan.

Masyarakat, lanjut dia, dapat mengakses berita, bukan hanya di media cetak, akan tetapi juga secara online, tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Menurut dia, sebagai alat demokrasi, intelektualitas dan pembangunan peradaban, pers juga harus tetap memberikan informasi dan komunikasi publik dalam menyalurkan aspirasi masyarakat serta melakukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan pendidikan.

Pers sambungnya, harus tetap berani menjalankan fungsi sosial kontrol, termasuk terhadap pemerintah.

"Apapun konsekuensinya harus tetap melakukan cek and ricek. Apabila suatu instansi terdapat masalah hendaknya pers juga harus melihat secara arif, dengan menggunakan azas praduga tak bersalah," kata dia.

Ia juga mengharapkan, kepengurusan  PWI dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) cabang Lampung yang baru dapat memeberikan kontribusi kepada daerah.

Joko juga meminta pengurus PWI Cabang Lampung yang baru untuk segera melakukan program kewartawanan dalam upaya mendukung pembangunan daerah.

Keberadaan wartawan saat ini menurutnya, tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan demokrasi dan globalisasi. Namun, dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya, terkadang masih ditemukan wartawan yang belum mengerti fungsi sebagai penyampai informasi kepada masyarakat.

"Selama ini tidak sedikit kita temui wartawan-wartawan yang membuat 'pusing' para pejabat. Baik pejabat di tingkat pusat maupun di tingkat daerah dengan berbagai 'ulah' mereka yang tidak mencerminkan perilaku wartawan yang memahami kode etik dan Undang -Undang Pers," kata dia.

Pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berlangsung di Balai Keratun Perkantoran Provinsi Lampung oleh Ketua Umum PWI Pusat Margiono.

Pengurus PWI itu dilantik berdasarkan tindak lanjut dari hasil Konfercab PWI tanggal 10 Oktober 2011 sesuai SK Nomor: 220/PGS/PP/PWI/2011, dan Pengurus IKWI hasil Muscab IKWI ke-VII tanggal 30 Oktober 2011 periode 2011-2016. (*)