Minggu, 17 November 2019

Uji Kompetensi Wartawan Harus Dijalani Serius

Medan (ANTARA News) - Ketua Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Sofyan Lubis, menegaskan, uji kompetensi harus dijalankan serius karena menguntungkan wartawan itu sendiri, media, pemerintah dan masyarakat.

"Uji kompetensi wartawan akan meningkatkan profesionalitas para wartawan yang bisa menjaga kemerdekaan Pers.Dengan uji kompetensi itu akan membuat wartawan benar-benar dapat melaksanakan tugas dengan baik," kata mantan Ketua Umum PWI Pusat itu di Pantai Wisata Theme Park, Pantai Cermin, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Sabtu.

Hal tersebut dikatakannya pada acara Silaturahim Anggota dan Keluarga Besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara yang dihadiri Wakil Bupati Serdang Bedagai Soekirman, Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Kav Halilintar, kalangan legislatif, eksekutif dan pimpinan dari berbagai perusahaan mitra PWI di daerah itu.

Menurut Sofyan, yang penulis buku "Pantun Asal-Asalan", hasil uji kompetensi yang pernah dilakukan di Lampung, di mana seorang pimpinan media massa ternyata tidak bisa membuat dan menulis berita merupakan suatu yang memalukan profesi wartawan.

"Kejadian itu tidak boleh terulang lagi, wartawan adalah profesi sehingga seharusnya yang menjadi wartawan adalah orang yang benar-benar menguasai dan memahami tugas kewartawanan," katanya.

Wartawan, bukan profesi sembarangan, kata Sofyan.

Dia menjelaskan, kemerdekaan Pers adalah milik rakyat sehingga harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat dan itu bisa dicapai kalau wartawannya profesional.

Kompetensi itu harus dilakukan, apalagi standar kompetensi wartawan Indonesia sudah menjadi keputusan Dewan Pers yang disahkan 2 Februari 2010.

Ketua PWI Sumatera Utara, M.Syahrir mengatakan, silaturahim yang digelar PWI Sumut itu antara lain bertujuan untuk menjaga kekompakan para wartawan termasuk dengan keluarga dan mitra kerja para PWI tersebut.

Dengan kekompakan, kata dia, diharapkan bisa juga membuat munculnya profesionalitas di kalangan wartawan anggota PWI.

Wakil Bupati Serdang Bedagai, Soekirman, mengatakan, pihaknya merasakan benar arti wartawan untuk pembangunan dimana bisa dijadikan untuk membantu menyoalisasikan berbagai kebijakan dan termasuk menjadi kontrol sosial.

"Karena merasakan peran wartawan itu pula lah, makanya Pemkab Serdang Bedagai juga selalu mendukung upaya-upaya peningkatan profesionalitas wartawan itu," katanya.
(T.E016/M034)