Kamis, 19 September 2019

Kapolres Bogor Janji Tindak Tegas Pengintimidasi Wartawan

Bogor (ANTARA News) - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bogor Kota, AKBP Hilman, menjanjikan akan menindak tegas pelaku penculikan dan intimidasi terhadap wartawati Jurnal Bogor, Eka Rahmawati.

"Saat ini kami masih memproses berkas laporan. Dalam waktu dekat saksi-saksi akan kami panggil," kata Kapolres saat ditemui dalam ekspos di Mapolres Bogor, Kedung Halang, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis.

 

Hilman  menyatakan, pihaknya sudah menerima laporan Eka dan sudah melakukan Berita Acara Perkara (BAP). Saat ini pihaknya melakukan penyelidikan untuk memanggil para saksi.

Dalam laporan tersebut, pihaknya sudah menetapkan pasal 328 KUHP dan Pasal 18 Undang-Undang nomor 40/1999 tentang Pers.

"Dalam hal ini kami menggunakan pasal 328 KUHP dan Pasal 18 Undang-Undang nomor 40/1999 tentang Pers. Kita juga melakukan pengembangan ke pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan," kata Kapolres.

AKBP Hilman menyatakan, akan mendukung penegakan hukum terhadap rekan-rekan pers dan sesegera mungkin memproses kasus demi terciptanya kebebasan pers.

Eka Rahmawati dibawa paksa oleh pemilik salah satu hotel yang terdapat di Kota Bogor, terkait pemberitaan, Selasa (9/8).

Wartawati Jurnal Bogor tersebut, dibawa ke hotel tersebut lalu diintimidasi oleh pemilik hotel.

Menurut Eka, pemilik hotel tidak terima pemberitaan yang ditulis oleh medianya tentang penangkapan sejumlah PSK dan germo di hotel tersebut oleh Petugas Kepolisian.

Keberatan pengelola hotel tersebut sudah dipenuhi oleh pihak Jurnal Bogor dengan memuat hak jawab. Namun, merasa tidak puas, pemilik hotel kembali mendatangi kantor redaksi dan menjemput paksa Eka.

Selama hampir dua jam Eka berada di hotel tersebut. Di sana ia mendapat indtimidasi oleh pemilik hotel yang mengaku hotelnya sepi gara-gara pemberitaan tersebut.

Beberapa wartawan di Kota Bogor yang mendengar peristiwa tersebut kemudian mendatangi hotel dan langsung menjemput Eka untuk melaporkan kejadian itu ke polisi. (*)