Kamis, 21 November 2019

PWI Karawang Pasang Spanduk Tertibkan Oknum

Karawang  (ANTARA News) - Persatuan Wartawan Indonesia Perwakilan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memasang spanduk berisi penertiban oknum wartawan di setiap kantor desa atau kelurahan di sekitar daerah itu, selama 2011.

"Pemasangan spanduk di setiap kantor desa atau kelurahan sekitar Karawang itu kami lakukan, untuk mengembalikan citra wartawan lebih baik lagi," kata Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Karawang, Nourkinan, di Karawang, Minggu.

Dikatakannya, penyebaran spanduk tersebut juga dilakukan agar para pejabat dari tingkat desa sampai tingkat kabupaten bisa memahami, tidak semua wartawan di daerah yang melakukan aksi pemerasan seperti yang biasa dilakukan oleh beberapa oknum wartawan.

Tindakan oknum wartawan seperti memeras nara sumber, kata dia, telah membuat buruk citra wartawan. Oleh karena itu, PWI Perwakilan Karawang memprogramkan pemasangan spanduk berisi penertiban oknum wartawan di setiap kantor desa atau kelurahan.

Menurut dia, kantor desa atau kelurahan dipilih sebagai tempat pemasangan spanduk, karena pihaknya sering mendapat laporan secara lisan mengenai tindakan oknum wartawan di kantor-kantor desa atau kelurahan sekitar Karawang.

"Kami sudah banyak mendapat laporan lisan dari kepala desa atau lurah di Karawang mengenai adanya oknum wartawan yang melakukan pemerasan," kata Nourkinan.  

Sebelumnya, PWI Perwakilan Karawang juga sudah memasang spanduk berisi pesan yang sama di sejumlah sekolah sekitar Karawang, karena kebanyakan kepala sekolah di Karawang mengaku secara lisan menjadi objek pemerasan oknum wartawan.

"Tujuannya hanya pencitraan. Semoga dengan pemasangan spanduk itu citra wartawan, khususnya wartawan yang tergabung PWI Karawang tidak tercemar," kata dia.

Ia mengimbau agar para nara sumber yang menjadi objek pemerasan oknum wartawan bisa melapor ke aparat kepolisian terdekat. Sehingga, bisa langsung diproses, karena pemerasan itu diharamkan dan tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik.

"Jika kami menerima laporan anggota PWI Karawang melakukan pemerasan, maka PWI Karawang bisa memproses sampai pencabutan kartu anggota PWI dan diproses ke polisi," katanya. (*)