Selasa, 17 September 2019

PWI Aceh Selenggarakan Donor Darah

Banda Aceh (ANTARA News) - Sebanyak 40 wartawan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Aceh dan keluarga melaksanakan donor darah untuk disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Palang Merah Indonesia Banda Aceh, Minggu.

Kegiatan donor darah yang dilaksanakan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) ke-65 itu dibuka oleh Wakil Wali kota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa'aduddin Djamal yang dihadiri Dandim 0101/Aceh Besar Letkol Inf Terry Tresna P dan Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Armensyah Thay, serta tokoh pers Harun Kechik Lemik, A. Dahlan TH, Ismail M Syah, Bustamam Ali dan Burhanuddin Usman dari Dewan Kehormatan Daerah (DKD) PWI Aceh.

 

Selain wartawan dan keluarga, sejumlah anggota TNI dan Polri serta masyarakat ikut mendonorkan darahnya.    

Illiza mengatakan donor darah adalah pekerjaan mulia dan sangat besar manfaatnya, bila dibarengi dengan keikhlasan untuk berbuat kepada kemanusiaan.

"Mendonorkan darah itu juga berdampak pada kesehatan pribadi orang yang mendonorkan darahnya," tambahnya.

Dikatakan, dirinya sangat mendukung kegiatan donor darah yang dilaksanakan PWI Aceh dalam rangka memperingati HPN. "Saya memberikan apreasiasi kepada PWI yang menggelar acara donor darah ini," tandasnya.

Pada sisi lain, Illiza meminta insan pers, terutama media terbitan lokal, tidak memberitakan berita-berita atau foto-foto yang berbau porno, karena melanggar Syariat Islam.

"Jadi saya minta kedepan tidak ada lagi foto-foto perempuan yang vulgar ditampilkan di media-media lokal karena akan merusak generasi mendatang. Apalagi di Aceh sekarang sudah diberlakukan pelaksanaan Syariat Islam secara kaffah," cetusnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Aceh, HT. Anwar Ibrahim menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan HPN.

"PWI dalam konteks HPN 2011, berupaya memberikan sedikit harapan bagi orang-orang yang membutuhkan darah. Kegiatan kemanusian ini kita harapkan dapat berlangsung setiap tahunnya," ujar Anwar yang mewakili PWI Aceh.

Kegiatan lain yang dilaksanakan Panitia HPN PWI Aceh adalah melaksanakan ziarah ke makam pejuang pers, Senin (14/2). Diantaranya ke makam Tia Huspia, Nurchalidin, Acha, Anwar Zeat serta kuburan massal Lambaro.

Selain itu, juga diadakan perlombaan membaca ayat-ayat pendek Al Quran, menggambar, dan mewarnai bagi anak-anak wartawan.

Ketua PMI Banda Aceh Qamaruzzaman Haqny menyatakan, persediaan darah di PMI Banda Aceh masih sangat kurang mengingat permintaan yang tinggi.

Kebutuhan darah di rumah sakit di Banda Aceh setiap hari 75 kantong, sementara warga yang mendonorkan darahnya terbatas, katanya.

Oleh karena itu, untuk mengatasi kekurangan itu, setiap pasien yang membutuhkan darah harus ada penggantinya, katanya. (*)