Kamis, 19 September 2019

Insan Pers Jangan Terlibat Jadi Tim Sukses

Palangka Raya (ANTARA News) - Ketua PWI Cabang Kalimantan Tengah, H Sutransyah, mengingatkan agar insan pers di daerah itu tidak terlibat menjadi bagian dari tim sukses seorang calon kepala daerah karena bisa mengurangi independensinya.

"Keberadaan pers diperlukan saat pasangan calon kepala daerah ingin mempublikasikan dirinya dihadapan masyarakat, namun setelah usai keberadaan pers dilupakan," katanya di Palangkaraya, Sabtu.

 

Ia mengingatkan kepada seluruh insan pers agar menjalin kemitraan namun diharapkan tidak mempunyai maksud tertentu atau untuk mencapai tujuan tertentu.

Menurut dia, insan Pers sering kali dilibatkan dalam mencapai tujuan tertentu, apalagi saat menjelang pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) di suatu daerah.

Bahkan, insan pers langsung dilibatkan dalam tim sukses atau tim pemenangan salah satu pasangan.

"Dalam Pemilukada, sebaiknya pasangan calon maupun insan Pers tersebut menyadari tugas dan profesi masing-masing. Sehingga insan Pers tidak terlibat dalam tim kampanye maupun tim pemenangan salah satu pasangan calon," ujarnya.

Diutarakannya, berkaitan dengan Pemilukada di Kabupaten Barito Selatan, ia mengingatkan kepada seluruh media agar tidak terlibat tim kampanye maupun tim pemenangan salah satu calon yang akan bersaing pada tanggal 5 Mei 2011.

Menginat posisi Pers dalam pelaksanaan pesta demokrasi harus menjaga netralitas sebagai media sehingga independensi seorang awak media atau wartawan  tetap terjaga dan tidak masuk konsumsi politik praktis," terangnya.

Dijelaskannya. Peranan Pers dalam pesta demokrasi yang akan dilaksanakan di Barito Selatan harus seimbang dan disesuaikan dengan peraturan yang ada di media masing-masing. Agar netralitas dan independensi awak media tetap bisa terjaga.

"Pilihlah pemimpin sesuai dengan hati nurani, demi kemajuan daerah. Cari figur yang sudah terbukti berkarya dan tidak diragukan lagi, pemimpin yang elegan, ramah dan satuan. Bukan yang hanya pandai mengobral janji," katanya menambahkan. (*)