Rabu, 20 November 2019

Anggota PWI Dituntut Tingkatkan Profesionalisme

Persatuan Wartawan IndonesiaSerang  (ANTARA News) - Wartawan, terutama anggota Persatuan Wartawan Indonesia, dituntut selalu meningkatkan profesionalisme dan kemampuannya dalam upaya menyampaikan berita dan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat, ditengah semakin berkembangnya demokrasi dan masyarakat yang semakin cerdas.

"Organisasi profesi wartawan mempunyai tugas untuk memberikan pelatihan dan pendidikan kepada para anggotanya, untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya," kata Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Hendry Ch. Bangun, di Serang, Kamis.

 

Ia mengatakan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terutama yang ada di cabang dan daerah merupakan wadah untuk menempa pengetahuan dan meningkatkan kemampuan para anggotanya, dengan berbagai kegiatan dan pelatihan.

Sehingga, dengan memiliki kemampuan dan kompetensi jurnalistik yang lebih baik, akan menghasilkan karya-karya jurnalistik yang baik dan tidak melanggar norma-norma kemasyarakatan serta kode etik jurnalistik.

"Selama ini kegiatan PWI cabang Banten belum begitu terlihat oleh pusat, berbeda dengan daerah-daerah lainnya," kata Hendry usai melantik pengurus PWI Cabang Banten periode 2010-2015.

Ia mengatakan, wartawan sebagai salah satu pilar demokrasi dituntut agar lebih profesional untuk melakukan kontrol sosial serta menjalin kemitraan yang baik dengan semua unsur masyarakat dan pemerintah.

Hendry yang mewakili Ketua Umum PWI Margiono meminta kepada seluruh anggota PWI Cabang Banten agar kembali menata kebersamaan pasca Konferensi Cabang (Konfercab), serta menghilangkan perbedaan-perbedaan pandangan untuk menata dan membangun PWI Banten kearah yang lebih baik.

"Jangan sampai terjadi perbedaan dan perpecahan pasca Konfecab. Apalagi sampai membentuk organisasi tandingan karena tidak terpilih jadi pengurus," katanya.

Sementara itu Ketua PWI Cabang Banten Firdaus mengatakan, pihaknya berjanji akan melakukan perubahan-perubahan dan meningkatkan kinerja PWI Banten, dalam upaya meningkatkan profesionalisme anggotanya serta membangun kesetaraan.

Ia juga berjanji tidak akan membedakan antara wartawan harian, mingguan ataupun bulanan, selama wartawan tersebut menjalankan kerja-kerja jurnalistik sesuai kode etik jurnalistik.

"Kunci utama kerja seorang wartawan yang profesional adalah mentaati dan melaksanakan kode etik jurnalistik," kata Firdaus.

Hadir dalam pelantikan tersebut Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Tarman Azzam, tokoh masyarakat Banten Chasan Sochib, Danrem 064/Maulana Yusuf Serang Kolonel Inf Joko Warsito, pengurus PWI daerah se-Provinsi Banten serta staf ahli Gubernur Banten bidang SDM Harry Parwanto mewakili Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. (*)