Kamis, 19 September 2019

Wartawan Palsu Nyaris Tewas DIhajar Massa

Cianjur  (ANTARA News) - Seorang pemuda yang mengaku wartawan dari Metro TV, nyaris tewas dihakimi massa,  setelah menipu beberapa orang pemilik rental mobil di Cianjur, Jabar, Selasa,

Heri Sutisna yang mengaku wartawan tersebut, menipu Sony (30) pemilik rental di Jalan Abdulah Bin Nuh, Cianjur, dengan cara menyewa mobil selama satu bulan.

Namun, hingga waktu sewa habi pelaku tersebut tidak kunjung mengembalikan mobil. Bahkan ketika dihubungi melalui telepon selularnya, tidak aktif. Melihat gelagat tersebut pemilik rental berusaha mencarinya.

 

"Sudah hampir sebulan setengah mobil yang dipinjam tidak juga dikembalikan. Sehingga saya mencoba mencarinya karena mobil tersebut milik orang lain yang dititipkan untuk disewakan," katanya.

Selama mobil berada ditangan pelaku tersebut, pemilik rental terpaksa membayar kerugian pada pemilik kendaraan. Sedangkan Heri yang dikenal dengan sebutan Robet itu, menghilang hingga 1,5 bulan, tanpa kabar.

Hingga akhirnya pemilik rental mendapat kabar, mobil yang disewa Robet terlihat di wilayah Cianjur selatan, tepatnya di perbatasan Kabupaten Bandung.

Sony yang mendapat kabar tersebut, langsung mengejar pelaku ke daerah tersebut dan berhasil menemukan Robet beserta kendaraan yang disewanya. Saat tertangkap tangan, Robet mengaku hendak mengembalikan mobil sewaan itu.

Namun dalam perjalanan menuju Cianjur, Robet berusaha kabur, dengan cara memanjat pagar pembatas jalan di ruas jalan tol Padalarang. Aksi nekadnya  digagalkan tiga orang anggota Satpam jalan tol.

Sesampainya di rental milik Sony di Cianjur, oknum tersebut, kembali berusaha melarikan diri, hingga akhirnya dikejar massa dan langsung dihakimi. Robet nyaris tewas, beruntung pemilik rental dan beberapa orang tokoh  masyarakat menyelamatkannya.

Selanjutnya, Robet diserahkan ke Mapolres Cianjur, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kontributor Metro TV di Cianjur, Arief Rahman, mengatakan bahwa tidak memiliki rekan kerja bernama Robet yang bertugas di Cianjur selatan.

Dia mengimbau berbagai kalangan khususnya di Cianjur selatan, untuk tidak percaya begitu saja terhadap pelaku yang mengatasnamakan Metro TV.

"Kami dibekali kartu identitas dan tanda pengenal resmi dari kantor. Untuk Cianjur hanya ada dua orang kontributor, saya dan Nur Ahmad yang sehari-hari dikenal dengan sebutan Komeng," imbaunya. (*)