Selasa, 19 November 2019

56 Wartawan Ikuti Safari Jurnalistik di Garut

 

Bupati Garut (kiri), Aceng Fikri, bersama
SesjenPWI Pusat, Hendry Ch. Bangun

GARUT (DNA Berita)  - PWI Pusat bekerja sana dengan PWI Cabang Jawa Barat (Jabar), dan didukung Nestle Indonesia menggelar safari jurnalistik di Cipanas Kec.Tarogong Garut. Safari jurnalistik yang diikuti 56 wartawan dari berbagai daerah di Jabar dan 3 wartawan dari PWI Cabang Jawa Tengah (Jateng) merupakan penyegaran bagi wartawan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Garut Dicky Chandra dan penutupannya oleh Bupati Aceng H.M. Fikri. Sementara materi yang disampaikan dalam safari jurnalistik itu, antara lain wawasan hukum pers, kode etik jurnalistik dan berbagai hal yang berkaitan dengan pers. Dengan demikian, para wartawan akan memperoleh wawasan tambahan.

 

Persatuan Wartawan Indonesia

 

 

Wakil Bupati Garut Dicky Chandra memanfaatkan pembukaan acara Safari Jurnalistik PWI Pusat untuk promosikan Garut. Dicky memaparkan potensi-potensi pariwisata di Garut.

 

“Garut adalah wilayah dengan potensi yang cukup besar. Dia Bahkan beberapa lokasi kini dijadikan lokasi syuting," kata Dicky.

 

Selain lokasi wisata, kuliner di Garut pun kini telah bermetamorfosa menjadi penganan yang menarik. Dia mencontohkan para perajin dodol malah telah memadukan dodol dengan cokelat yang disebut cocodol. Selain itu, hanya di Garut terdapat akar wangi yang kualitasnya terbaik di Indonesia.

 

Sementara itu, Bupati Garut Aceng HM. Fikri, S.Ag, menutup resmi Safari Jurnalistik di Cipanas, Garut. Acara penutupan ditandai dengan pemberian penghargaan untuk peserta teraktif, Yeni Ratna Dewi (Pikiran Rakyat) dan Syani W. (TVRI).

 

Aceng  Fikri mengatakan, ia sangat bangga karena daerahnya ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan Safari Jurnalistik.

 

Ia mengaku sangat konsen terhadap wartawan karena melalui media massalah potensi suatu daerah bisa diangkat, sehingga menjadi sarana promosi untuk menjaring investor.

 

"Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi salah satu sarana untuk mempromosikan potensi Garut ke dunia luar, baik panas bumi, sektor pariwisata, maupun kekayaan lainnya," ujar Bupati Garut. (*)