Rabu, 20 November 2019

33 Mahasiswa & Selandia Baru Magang di Media Massa Indonesia

Brisbane (ANTARA News) - Konsorsium Australia untuk Program Belajar Bahasa Indonesia di Indonesia (ACICIS) akan mengirim 33 mahasiswa Australia dan Selandia Baru untuk mengikuti program Praktikum Profesional Jurnalistik (JPP) di berbagai media massa di Jakarta pada Januari-Februari 2009.

Informasi ACICIS yang dihimpun ANTARA News di Brisbane, Jumat, menyebutkan, selama enam minggu para mahasiswa dari 12 universitas ini diberi kesempatan untuk mempraktikkan pengetahuan teoritis kewartawanan, serta menggali budaya kerja dan pengalaman liputan media di Indonesia.

Ke-33 mahasiswa peserta program JPP 2009 itu berasal dari Universitas Teknologi Sydney (sembilan orang), Universitas Monash (enam), Institut Teknologi Royal Melbourne (enam), Universitas Canterbury (tiga), Universitas Teknologi Auckland (dua), Universitas Wollongong (satu), Universitas Murdoch (satu), Universitas Sydney Barat (satu), Universitas Charles Sturt (satu), Universitas Edith Cowan (satu), Universitas Teknologi Queensland (satu), dan Univesitas Sydney (satu).

Dilihat dari tingkat kemampuan bahasa Indonesia para peserta JPP yang rata-rata berumur 23,6 tahun ini, sebanyak 22 orang diantaranya sama sekali tidak bisa, lima orang memiliki kemampuan tingkat dasar, empat orang (tingkat menengah), satu orang (mahir), dan satu orang lainnya (fasih).

Pada 2008, program yang sama diikuti 25 orang mahasiswa program studi jurnalistik. Mereka melakukan magang di kantor perwakilan badan internasional, Kedutaan Besar Australia di Jakarta, lembaga riset, dan berbagai media nasional dan internasional di Jakarta.

Di antara media yang menjadi tempat magang para peserta JPP 2008 adalah Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA, RRI, Tempo, Metro TV, Radio 68H, Majalah Kabar, The Jakarta Post, ABC, AFP, Reuters, dan TVRI. (*)